12 Langkah Agar Puasa Kita Sempurna
Agar puasa kita dapat sempurna ada beberapa tips yang mesti
kita perhatikan. Untuk itu Al-Madina mencoba mengangkat sebuah tulisan dari
Syaikh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim Jarullah dalam buku beliau yang
berjudul Risalah Ramadhan tentang langkah-langkah menggapai kesempurnaan ibadah
puasa yang berisikan:
- Makanlah sahur, sehingga
membantu kekuatan fisikmu selama berpuasa. Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam bersabda:
"Makan sahurlah kalian, sesungguhnya di dalam sahur
itu terdapat berkah."
(HR. Bukhari dan muslim)
"Bantulah (kekuatan fisikmu)
untuk berpuasa di siang hari dengan makan sahur, dan untuk shalat malam dengan
tidur siang ". (HR. Ibnu Khuzaimah)
- Akan lebih utama jika makan
sahur itu diakhirkan waktunya, sehingga mengurangi rasa lapar dan haus.
Hanya saja harus hati-hati untuk itu anda hendaknya telah berhenti dari
makan dan minum beberapa menit sebelum terbit fajar, agar anda tidak
ragu-ragu.
- Segeralah berbuka jika
matahari benar-benar telah tenggelam. Rasulullah shallallahu alaihi wa
sallam bersabda :
"Manusia ssenantiassa dalam
kebaikan, selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur" (HR.
Al Bukhari, Muslim dan At Tirmidzi)
- Usahakan mandi dari hadats
besar sebelum terbit fajar, agar bisa melakukan ibadah dalam keadaan suci.
- Manfaatkan bulan ramadhan
dengan sesuatu yang terbaik yang pernah diturunkan di dalamnya, yakni
membaca Al Quran.
"Sesungguhnya Jibril alaihis
salam selalu menemui Nabi shallallahu alaihi wa salllam untuk membacakan Al
Quran baginya."
(HR. Al Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu)
Dan pada diri Rasulullah shallallahu
alaihi wasallam ada teladan yang baik bagi kita.
- Jagalah lisanmu dari
berdusta, menggunjing, mengadu domba, mengolok-olok serta perkataan
mengada-ada. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Barang siapa tidak meninggalkan
perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari
makan dan minum." (HR. Al Bukhari)
- Hendaknya puasa tidak
membuatmu keluar dari kebiasaan. Misalnya cepat marah dan emosi hanya
karena sebab yang sepele, dengan dalih bahwa engkau sedang puasa.
Sebaliknya, mestinya puasa membuat jiwamu tenang, tidak emosional. Dan
jika anda diuji dengan seorang yang jahil atau pengumpat, ia jangan anda
hadapi dengan perbuatan serupa. Nasehatilah dia dan tolaklah dengan cara
yang lebih baik. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Puasa adalah perisai, bila suatu
hari seseorang dari kamu berpuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan
berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia
berkata: Sesungguhnya aku sedang berpuasa".
(HR. Al Bukhari, Muslim dan para penulis kitab Sunan)
Ucapan itu dimaksudkan agar ia
menahan diri dan tidak melayani orang yang mengumpatnya. Disamping, juga
mengingatkan agar ia menolak melakukan penghinaan dan caci-maki.
- Hendaknya anda selesai dari
puasa dengan membawa takwa kepada Allah, takut dan bersyukur kepada-Nya,
serta senantiasa istiqamah dalam agama-Nya. Hasil yang baik itu hendaknya
mengiringi anda sepanjang tahun. Dan buah paling utama dari puasa adalah
takwa, sebab Allah berfirman: "Agar kamu
bertakwa"(Al-Baqarah: 183).
- Jagalah dirimu dari
berbagai syahwat (keinginan), bahkan meskipun halal bagimu. Hal itu agar
tujuan puasa tercapai, dan mematahkan nafsu dari keinginan. Jabir bin
Abdillah Radhiyallahu 'Anhu berkata:
"Jika kamu berpuasa, hendaknya
berpuasa pula pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu dari dusta dan
dosa-dosa, tinggalkan menyakiti tetangga, dan hendaknya kamu senantiasa
bersikap tenang pada hari kamu berpuasa, jangan pula kamu jadikan hari
berbukamu sama dengan hari kamu berpuasa".
- Hendaknya makananmu dari
yang halal. Jika kamu menahan diri dari yang haram pada selain bulan
Ramadhan maka pada bulan Ramadhan lebih utama. Dan tidak ada gunanya
engkau berpuasa dari yang halal, tetapi kamu berbuka dengan yang haram.
- Perbanyaklah bersedekah dan
berbuat kebajikan. Dan hendaknya kamu lebih baik dan lebih banyak berbuat
kebajikan kepada keluargamu dibanding pada selain bulan Ramadhan.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling
dermawan, dan beliau lebih dermawan ketika di bulan Ramadhan.
- Ucapkanlah Bismillah ketika
kamu berbuka seraya berdo'a:
"Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa
dan atas rezki-Mu aku berbuka. Ya Allah terimalah daripadaku, sesungguhnya
Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"